Who Are We?

RoeKI hadir sebagai rumah kolaborasi bagi petani, koperasi, asosiasi, pelaku usaha, akademisi, dan pemerintah untuk memperkuat sektor kelapa nasional dari hulu hingga hilir. Dengan pendekatan berbasis pemberdayaan masyarakat, inovasi teknologi, dan jejaring kemitraan, RoeKI berkomitmen meningkatkan nilai tambah kelapa lokal, memperluas akses pasar, serta mendorong keterlibatan generasi muda dalam pertanian.
Sebagai langkah strategis, RoeKI telah menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Nota Kesepahaman (MoU) dengan IPB University dalam pengembangan riset, pelatihan, dan inovasi. Ke depan, RoeKI terus membuka ruang kolaborasi bersama kementerian, lembaga riset, hingga mitra internasional untuk membangun masa depan kelapa Indonesia yang mandiri dan berkelanjutan.

RoeKI menegaskan perannya sebagai wadah utama aktivitas kelapa di Indonesia, mendorong integrasi kekuatan dari hulu hingga hilir dalam satu ekosistem yang adil dan berkelanjutan.

Strategi 5 Pilar RoeKI:

  1. Perkuat Logistik Perkulakan – membangun sistem logistik kelapa butir yang efisien, transparan, dan terhubung langsung dengan pasar nasional serta ekspor.

  2. Bangun Industri Kelapa Terpadu – mengembangkan model industri hulu-hilir tanpa limbah dan mandiri energi untuk nilai tambah maksimal.

  3. Replanting Berbasis Kesejahteraan – meremajakan perkebunan kelapa sambil meningkatkan pendapatan dan kualitas hidup petani.

  4. Sekolah Advokasi Kelapa – melahirkan petani dan pelaku industri yang cerdas, mandiri, dan vokal dalam perubahan.

  5. Ekonomi Hijau sebagai Prinsip Dasar – menempatkan keberlanjutan lingkungan dan keadilan sosial sebagai inti pertumbuhan industri kelapa.

RoeKI hadir sebagai rumah kolaborasi bagi petani, koperasi, asosiasi, pelaku usaha, akademisi, dan pemerintah untuk memperkuat sektor kelapa nasional dari hulu hingga hilir. Dengan pendekatan berbasis pemberdayaan masyarakat, inovasi teknologi, dan jejaring kemitraan, RoeKI berkomitmen meningkatkan nilai tambah kelapa lokal, memperluas akses pasar, serta mendorong keterlibatan generasi muda dalam pertanian.
Sebagai langkah strategis, RoeKI telah menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Nota Kesepahaman (MoU) dengan IPB University dalam pengembangan riset, pelatihan, dan inovasi. Ke depan, RoeKI terus membuka ruang kolaborasi bersama kementerian, lembaga riset, hingga mitra internasional untuk membangun masa depan kelapa Indonesia yang mandiri dan berkelanjutan.

RoeKI menegaskan perannya sebagai wadah utama aktivitas kelapa di Indonesia, mendorong integrasi kekuatan dari hulu hingga hilir dalam satu ekosistem yang adil dan berkelanjutan.

Strategi 5 Pilar RoeKI:

  1. Perkuat Logistik Perkulakan – membangun sistem logistik kelapa butir yang efisien, transparan, dan terhubung langsung dengan pasar nasional serta ekspor.

  2. Bangun Industri Kelapa Terpadu – mengembangkan model industri hulu-hilir tanpa limbah dan mandiri energi untuk nilai tambah maksimal.

  3. Replanting Berbasis Kesejahteraan – meremajakan perkebunan kelapa sambil meningkatkan pendapatan dan kualitas hidup petani.

  4. Sekolah Advokasi Kelapa – melahirkan petani dan pelaku industri yang cerdas, mandiri, dan vokal dalam perubahan.

  5. Ekonomi Hijau sebagai Prinsip Dasar – menempatkan keberlanjutan lingkungan dan keadilan sosial sebagai inti pertumbuhan industri kelapa.

Kami adalah Roemah Kelapa Indonesia, yayasan yang tumbuh bersama petani dan masyarakat. Kami percaya bahwa melalui replanting, pendidikan, dan kemitraan, kelapa dapat menjadi jalan menuju keberlanjutan, keadilan, dan kesejahteraan bersama.

DARI PETANI UNTUK NEGERI

Kami adalah Roemah Kelapa Indonesia, yayasan yang tumbuh bersama petani dan masyarakat. Kami percaya bahwa melalui replanting, pendidikan, dan kemitraan, kelapa dapat menjadi jalan menuju keberlanjutan, keadilan, dan kesejahteraan bersama.

DARI PETANI UNTUK NEGERI